Muara Adang – Salah satu warga RT 008 Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Rahmatullah (42 th), sempat dikabarkan menghilang saat dari tambak menuju arah pulang menggunakan perahu ketinting pada Kamis malam (12/2/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di wilayah Punggur setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih dua jam oleh tim gabungan dan masyarakat setempat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban berangkat seorang diri menggunakan perahu ketinting. Namun, di tengah perjalanan cuaca tiba-tiba memburuk disertai hujan deras dan angin kencang, sehingga korban kesulitan mengenali arah pulang. Dalam kondisi gelap dan jarak pandang terbatas, korban mengaku sempat terputar-putar di laut.
Menurut keterangan korban, persediaan bahan bakar juga semakin menipis dan tidak memungkinkan untuk langsung kembali ke Muara Adang. Demi keselamatan, korban memutuskan untuk menepi dan menumpang menginap di salah satu pondok di sekitar wilayah Punggur.
Keesokan harinya, Jum'at (13/2/2026), korban sempat menuju wilayah Muara Telake untuk membeli tambahan bahan bakar sebelum kembali melanjutkan perjalanan pulang. Dalam perjalanan tersebut, korban akhirnya bertemu dengan tim relawan yang tengah melakukan pencarian di laut pada pukul 11.35 wita.
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian antara lain Ketua BPD Muara Adang, Ketua RT, Relawan DAMKAR, FKDM, serta masyarakat setempat yang turut membantu menyisir perairan sekitar desa hingga wilayah Muara Telake.
Kepala Desa Muara Adang, Kurniansyah dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya warga dalam keadaan selamat. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di perairan, untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang belakangan ini tidak menentu.
“Beberapa hari terakhir cuaca sering berubah secara tiba-tiba, disertai hujan lebat dan angin kencang pada malam hari. Kami mengimbau agar warga selalu memantau prakiraan cuaca, tidak memaksakan diri melaut saat kondisi tidak memungkinkan, serta memastikan perlengkapan keselamatan dan bahan bakar dalam kondisi cukup sebelum berangkat,” ujarnya.
Pemerintah Desa Muara Adang juga mengapresiasi kekompakan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap sesama warga desa.